Jujurkah?

Posted: May 18, 2015 in reminder
Tags: , , ,

Assalamualaikum dan selamat sejahtera.

Orang selalu kata. “Lebih baik terluka kerana kebenaran daripada bersukaria kerana pembohongan.” Hmm… jom baca apa yang orang kata di bawah….

“4 KELEBIHAN SIKAP JUJUR DALAM KEHIDUPAN.

Bersikap jujur dan berterus terang, akan membimbing manusia untuk selalu berbuat kebaikan. Orang yang jujur adalah orang yang taat dengan nilai-nilai kebaikan. Sebagaimana Firman Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 119 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
“Wahai orang-orang beriman! Bertaqwalah kamu kepada Allah SWT dan jadilah kamu (dalam menjalani kehidupan) beserta dengan orang-orang yang jujur”.

Apabila hidupnya telah diisi dengan perbuatan-perbuatan baik, maka dengan sendirinya ia telah menyediakan bekalan untuk memasuki syurga Allah SWT di akhirat kelak. Insya Allah. 

Demikian pesanan Rasulullah SAW, insan yang tidak pernah berdusta dalam hidupnya: Baginda Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا
“Sesungguhnya shiddiq (kejujuran) akan menghantarkan seseorang kepada kebaikan. Dan sesungguhnya kebaikan akan menghantarkan seseorang jalan menuju syurga. Dan sesungguhnya seseorang yang (terus-menerus) berlaku jujur akan ditetapkan sebagai “shiddiqin” (orang yang sentiasa jujur).” (HR. Muslim).

Dalam hadis yang lain yang diriwayatkan imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW. bersabda:

ََّ عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Hendaklah kalian semua bersikap jujur, kerana sesungguhnya kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan itu akan menyampaikan kalian jalan menuju syurga. Bilamana seseorang itu jujur dan menguasai sifat jujur (secara terus menerus), maka Allah menetapkannya sebagai seorang yang jujur. Dan sekali-kali janganlah kalian suka berbohong, kerana sesungguhnya kebohongan itu membawa kalian kepada berbagai kejahatan (dosa) dan sesungguhnya berbagai kejahatan itu akan membawa kalian jalan ke neraka. Bilamana seseorang itu berbohong dan terus menerus berbohong, maka Allah SWT akan menetapkannya sebagai pembohong. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis tersebut di atas dapat kita ambil kesimpulan sebagai berikut bahawa kejujuran akan membawa akibat yang positif dalam kehidupan samada bersifat peribadi atau kemasyarakatan bahkan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Diantara kelebihan bersikap jujur dalam menjalani kehidupan ini adalah:

1. Seorang Muslim, yang mengaku dirinya sebagai umat Nabi Muhammad SAW. Maka Rasulullah SAW adalah teladan dalam hidupnya, hendaklah memiliki sifat jujur dan menjauhi sifat pembohong atau ketidakjujuran.

2. Sifat jujur itu adalah sumber segala kebaikan di dunia dan akan menyebabkan meraih kebaikan di akhirat, yakni syurga. Sedangkan kebohongan dan ketidakjujuran itu adalah sumber segala kejahatan di dunia dan menyebabkan pelakunya sengsara di akhirat, yakni masuk ke dalam azab api neraka.

3. Kejujuran harus menjadi karakter dalam kehidupan manusia agar menghasilkan berbagai kebaikan dunia dan akhirat. Untuk menjadi karakter, kejujuran harus dipraktikkan di manapun, dan dalam situasi apapun sesuai petunjuk di dalam hadith Rasulullah SAW di atas.

4. Bila seorang individu atau suatu masyarakat bahkan bangsa dan negara memiliki karakter pembohong dan tidak ada kejujuran, pasti muncul berbagai tindak kejahatan yang berakibat pada penderitaan orang ramai. Bila hal ini terjadi, tunggulah kehancuran di dalam kehidupan dunia dan kesengsaraan di akhirat kelak.

Untuk mencapainya, kita tidak boleh hidup sendiri-sendiri, kita memerlukan rumah tangga, komuniti atau jamaah dan bahkan Negara yang jujur agar kejujuran itu menjadi karakter kita. Kalau tidak, kita akan terbawa dan terbentuk sebagai orang yang memiliki karakter pembohong dan tidak jujur.

Ya Allah kami bukanlah hamba yang terbaik, jadikanlah kami hambaMu yang jujur dalam mendepan kehidupan ini. Mudah-Mudahan kejujuran kami akan dapat meraih syurgaMu yang telah Engkau janjikan. Aamiinn Yaa Robbal ‘Aalamiin !!!!!

Wallahu A’lam.”

From WhatsApp with love. 😁

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s